Kamis, 20 April 2017

5 Macam Keris Sakti

      taukahKamu? senjata apa yang dipakai pada zaman kerajaan khususnya di pulau jawa? jawabanya adalah keris. Keris adalah senjata tikam golongan belati dengan banyak fungsi budaya yang dikenal di kawasan Nusantara bagian barat dan bagian tengah, artikel kali ini membahas tentang keris yang konon sangat mempengaruhi indonesia pada zaman kerajaan. Langsung di simak saja artikelnya.


1. Keris Taming Sari

Taming Sari merupakan nama pemilik asal keris ini dia merupakan pendekar dari suatu kerjaan yaitu kerajaan majapahit. Bentuk sarung keris ini memiliki sudut yang tajam pada salah satu ujungnya dan memiliki pegangan keris dengan ukuran yang kuat dan kokoh. 
Pegangan keris ada yang berentuk lurus secara horizontal dan lurus vertikal. Pada zaman kerajaan dahulu, pemilik keris ini berpindah ke tangan Hang Tuah yang merupakan pangeran Malaka yang berhasil membunuh Taming Sari.
 Keris inilah yang menjadi saksi pertengkaran duel antara Taming Sari dan Hang Tuah dan Hang Tuah yang berhasil memenangkan duel tersebut.

2. Keris Condong Campur

Jenis keris condong campur ini merupakan jenis keris yang biasa digunakan sebagai pusaka milik kerajaan Majapahit. Keris ini unik karena memiliki bentuk berkelok-kelok seperti tubuh naga yang berlekuk-lekuk. Julukan nama keris ini dikenal dengan Keris Kyai Condong Campur. 
Keris ini melibatkan seratus orang Mpu dalam proses pembuatannya, bahkan bahan dari keris ini diambil dari berbagai tempat, mungkin karena itu keris ini dinamakan condong campur.
Selain itu, keris ini juga tidak sembarangan dalam mencucinya karena dibutuhkan air yang sudah dimantrai saat ritual dalam membersihkan keris Condong Campur, senjata ini dipercaya ampuh digunakan sebagai senjata pembunuh. Makanya, keris ini diyakini memiliki watak jahat.

3. Keris Pusaka Nagasasra beserta Sabuk Inten

Dua benda pusaka peninggalan Kerajaan majapahit satu-satunya ini bernama Pusaka Nagasasra dan Sabuk Inten. Keris ini juga berlekuk-lekuk dan bewarna perak yang memiliki garis-garis di tengah-tengah besinya.  Jumlah kelokan pada Keris Nagasasra bermacam-macam dan berdasarkan namanya. Ada kelokan yang berjumlah sembilan, sebelas dan tiga belas.
 Pada bagian gendik atau kepala keris diukir dalam bentuk kepala naga. Sedangkan pada bagian tengah pada luk keris diukir dengan sisik yang halus hingga pada ujung keris.
Pembuat keris ini ialah Empu Ki Enom yang merupakan salah satu pembuat keris di dapur Nagasasra terbaik.  Mpu Ki Enom merupakan empu terkenal pada akhir zaman di Kerjaan Majapahit hingga zaman pemerintahan Sri Sutan Agung Anyokrokusumo yang ada di Mataram. Sedangkan Dapur Sabuk Inten memilki kelokan sebanyak tiga belas lekukan dengan jenis-jenis bentuk yeng berbeda namanya. 
Seperti: kembang kacang, sogokan dan lambe gajah.

4. Keris Kyai Setan Kober


Arya Penangsang merupakan pemilik pertama dari keris jenis Keris Kyai Setan Kober ini. Keris ini dahulu dikenakan oleh Arya Penangsang saat berperang melawan Sutawijaya.
Pada saat itu ujung tombak Kyai Pleret milik Sutawijaya tanpa sengaja mengenai lambung Arya Panangsang hingga ususnya terburai. Secepat kilat, Arya Penangsang dengan sigapnya menyangkutkan ususnya yang terburai tersebut pada wrangka atau sarung keris. 
Arya Panangsang menyangkutkan ususnya pada keris yang terselip di pinggangnya dan ia terus berlanjut untuk bertempur kembali. 
Melihat hal itu, Sutawijaya sangat kagum terhadap kegagahan seorang Arya Penangsang dan ia ingin anaknya gagah seperti Arya Penangsang. Oleh karena itu, dalam tradisi pengantin jawa, mempelai pria biasanya menggunakan keris ini agar tampak lebih gagah. Untuk menggantikan usus yang terburai dari kisah Arya Panangsang itu, saat ini buraian pada keris pengantin digantikan dengan tali dan bunga melati yang dirangkai menjadi indah agar tidak terlihat menjijikkan. 

5. Keris Mpu Gandring

Keris Mpu Gandring merupakan satu-satunya senjata pusaka peninggalan Kerjaan Singhasari di daerah Malang, Jawa Timur. Keris Mpu Gandring terkenal akan kutukan yang bisa memakan korban sampai keturunan Kerajaan Singosari termasuk pembuat dan pemakainya. 
Mpu Gandring yang merupakan pembuat asli keris ini merupakan seorang pandai besi yang dikenal sangat sakti. 
Keris ini dibuat berdasarkan pesanan dari Ken Arok dan dipercaya memiliki kekuatan supernatural.  
Namun, Ken Arok mengujinya dengan langsung menghunusnya kepada Mpu Gandring dengan alasan Ken Arok tidak sabar karena kerisnya baru setengah jadi. 
Mpu Gandring mengutuk keris itu sebelum tewas. Dalam kutukannya, keris itu dapat membunuh Ken Arok sendiri sampai tujuh keturunanya kelak.

0 komentar:

Posting Komentar